Menggapai Atap Tanah Sumatra


Terbayang keindahan danau tertinggi di asia tenggara dengan lautan awannya. Kulangkahkan kaki dengan tekad kuat meniti jalur pendakian yang makin curam.

***

Pendakian ini awalnya tidak direncanakan. Entah kenapa takdir berkata lain saat teman satu kerjaan bilang aku boleh libur di waktu itu. Mulailah aku mengumpulkan dan menyiapkan alat-alat pendakian. Satu persatu teman kuhubungi dengan mengirimkan pesan singkat.
Untuk para pendaki, gunung ini sudah tidak asing lagi. Aku yakin gunung ini adalah salah satu tujuan pendakian wajib yang masuk daftar mereka. Puncak tertinggi pertama dalam kategori gunung api aktif di Indonesia jadi daya tarik buat para pendaki. Tidak terkecuali dengan bentangan keindahan alam yang akan kita saksikan selama pendakian. Gunung dengan jenis stratovolcano ini terletak di Provinsi Jambi yang berbatasan dengan provinsi Sumatra Barat, di Pegunungan Bukit Barisan.

Gunung Kerinci termasuk dalam bagian dari Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang merupakan habitat harimau sumatra. Ketika kita melakukan pendakian, kalau beruntung kita akan mendapati jejak atau kotoran harimau sumatra di jalur pendakian antara pintu rimba sampai shelter 1. Tentunya bukan suatu keberuntungan bagi para harimau sumatra bila bertemu kita. Jalur termudah yang bisa diambil guna mendaki ada di Desa Kersik Tuo, Kecamatan Kayu Aro. Desa ini berada pada ketinggian 1.400 mdpl dengan penduduk yang terdiri dari para pekerja perkebunan. Dari Kersik Tuo kita menuju ke Pos penjagaan TNKS atau R10 pada ketinggian 1.611 mdpl dengan berjalan kaki sekitar 45 menit melintasi perkebunan teh.

kerinci1

Di pos inilah kita bisa mendaftar sebelum mendaki. Kita bisa bertanya segala sesuatu berkenaan Gunung Kerinci dan prosedur pendakian kepada para penjaga pos. Setelah mendaftar barulah kita bisa melakukan pendakian. Dari R10 kita menuju ke Pintu Rimba dengan ketinggian 1.800 mdpl, Jaraknya sekitar 2 km dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam perjalanan. Medannya berupa perkebunan/ladang penduduk, kondisi jalan baik (aspal) sampai ke batas hutan atau Pintu Rimba. Pintu Rimba merupakan gerbang awal pendakian berada dalam batas hutan antara ladang dan hutan heterogen sebagai pintu masuk. Dan mulailah pendakian Gunung Kerinci. Cerita pendakian kali ini aku tampilkan dalam bentuk foto seri. Berikut kira-kira cerita pendakian itu.
kerinci2 kerinci3 kerinci4 kerinci5 kerinci6 kerinci7 kerinci8 kerinci9 kerinci10 kerinci11 kerinci12 kerinci13 kerinci14 kerinci15kerinci16  kerinci17 kerinci18 kerinci19 kerinci20 kerinci21 kerinci22 kerinci23 kerinci24 kerinci25 kerinci26 kerinci27 kerinci28 kerinci29 kerinci30 kerinci31 kerinci32 kerinci33 kerinci34 kerinci35 kerinci36 kerinci37 kerinci38 kerinci39 kerinci40 kerinci41 kerinci42 kerinci43 kerinci44 kerinci45 kerinci46