Kegiatan Tak Kemana-mana


Menerobos dingin malam dengan sepeda motor diselingi dentuman kembang api dilangit. Dentuman demi dentuman seperti mengalunkan melodi sebuah lagu pengiring perjalanan.

Tahun Baru 2010

Tahun Baru 2010



Hari ini malam pergantian tahun 2013 menuju 2014. Segelas kopi dan cemilan kentang goreng serta buku “Sukarno Orang Kiri, Revolusi & G30S 1965” menemani computer jinjing dimalam dingin. Rencana hari sebelumnya, hari ini tidak akan kemana-mana dan akan menghabiskan waktu dirumah nonton film dari laptop atau mungkin hanya akan menikmati siaran televisi yang tak jelas. Ah ternyata keinginan untuk keluar dari kamar mengalahkan dinginnya udara.

Malam pergantian tahun kali ini berbeda dari biasanya. Kali ini pergi sendiri menikmati pergantian tahun tanpa teman yang menemani. Banyak ajakan jauh-jauh hari aku tolak. Ajakan mendaki gunung, camping di pantai atau acara api unggun sambil bakar ikan bareng semua aku tolak. Karena kebetulan libur dari kerja, aku lebih memilih pulang ke kampung halaman di Salatiga. Kota kecil dibawah kaki gunung Merbabu yang (masih tetap) dingin lebih menarik perhatian karena juga tempat  tinggal orangtua.

Lama juga rasanya tidak pulang kerumah menikmati kegiatan tak kemana-mana. Bicara tentang rumah, rumah dalam arti umum adalah salah satu bangunan yang dijadikan tempat tinggal selama jangka waktu tertentu. Dalam arti khusus, rumah mengacu pada konsep-konsep sosial-kemasyarakatan yang terjalin di dalam bangunan tempat tinggal, seperti keluarga, hidup, makan, tidur, beraktivitas, dan lain-lain.

Yang menarik adalah pengertian rumah yang dikemukakan Budihardjo (1987) :
rumah sebagai wadah keakraban dimana rasa memiliki, kebersamaan, kehangatan, kasih dan rasa aman tercipta didalamnya. Rumah sebagai tempat kita menyendiri dan menyepi, yaitu sebagai tempat melepaskan diri dari dunia luar, tekanan dan tegangan. Rumah sebagai tempat untuk kembali ke akar dan menumbuhkan rasa kesinambungan dalam untaian proses ke masa depan. Rumah sebagai pusat jaringan sosial.” – Sumber

Rumah selalu beri kenyamanan dan ketenangan. Kehangatanya selalu buat betah berlama-lama dan tak kemana-mana. Sekarang pulang kerumah menjadi hal yang paling dinanti setelah mencari sesuap nasi dirantau. Pulang menjadi obat jenuh dan stress dirantau. Rasanya semua beban pikiran, capek, hilang seketika sesampainya dirumah. Ya, itu menurutku.

Sudah pulangkah kamu hari ini?